Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konflik peran dan burnout terhadap kinerja dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada guru PAUD (jenjang TK) di Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis Partial Least Square melalui aplikasi SmartPLS 3.0. Populasi penelitian berjumlah 93 guru PAUD, dengan sampel sebanyak 48 orang yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik proportional sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner berskala Likert kepada guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa burnout berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dan kinerja guru PAUD, sedangkan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Sebaliknya, konflik peran tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja maupun kinerja guru. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa kepuasan kerja mampu memediasi pengaruh burnout terhadap kinerja guru, tetapi tidak mampu memediasi pengaruh konflik peran terhadap kinerja guru. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja guru PAUD lebih ditentukan oleh upaya menurunkan burnout dan meningkatkan kepuasan kerja dibandingkan dengan pengelolaan konflik peran semata.
Copyrights © 2026