Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan dukungan organisasi dalam meningkatkan Organizational Citizenship Behavior (OCB) melalui komitmen organisasi pada Kantor Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Badung. Fenomena rendahnya inisiatif membantu rekan kerja tanpa diminta dan minimnya komunikasi proaktif dalam penanganan situasi darurat lalu lintas mengindikasikan belum optimalnya penerapan OCB di lingkungan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori. Populasi penelitian adalah seluruh personel Satlantas Polres Badung sebanyak 137 orang, dengan sampel sebanyak 102 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik disproportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis) berbantuan SPSS 26.0, dilengkapi uji Sobel untuk pengujian mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi dan dukungan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi. Budaya organisasi, dukungan organisasi, dan komitmen organisasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB. Komitmen organisasi belum mampu memediasi pengaruh budaya organisasi terhadap OCB (Z = 1,51), tetapi terbukti memediasi pengaruh dukungan organisasi terhadap OCB (Z = 2,03). Model penelitian mampu menjelaskan variasi OCB sebesar 78,3 persen.
Copyrights © 2026