Perkembangan abad 21 menuntut untuk adanya perkembangan teknologi pada media pembelajaran di sekolah, salah satunya pada mata pelajaran geografi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknologi berbasis geospasial, mengukur tingkat kemampuan berpikir spasial siswa, serta menganalisis pengaruh penerapan teknologi tersebut terhadap kemampuan berpikir spasial siswa di SMA Negeri Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasional dengan melibatkan sampel sebanyak 281 siswa kelas X, XI, dan XII yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, kuesioner penerapan teknologi geospasial (11 butir soal valid), dan tes kemampuan berpikir spasial (16 butir soal STAT). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa penerapan teknologi geospasial berada pada kategori sedang (rata-rata 32) dan kemampuan berpikir spasial siswa berada pada kategori sedang (rata-rata 8,5). Uji hipotesis menggunakan Uji korelasi Spearman Rank menunjukkan ρ = 0,053; p = 0,372; N = 282. Dengan demikian, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan teknologi geospasial dan kemampuan berpikir spasial siswa.
Copyrights © 2026