Penggunaan obat yang tidak rasional serta rendahnya pemahaman tentang interaksi obat masih menjadi permasalahan kesehatan pada remaja. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan santri Pondok Pesantren Tahfidzil Qur’an Yayasan Tijarotal Lantabur mengenai rasionalitas penggunaan obat dan pencegahan interaksi obat melalui edukasi kesehatan dengan metode pre-eksperimental one group pretest–posttest pada 30 responden menggunakan kuesioner. Intervensi diberikan melalui penyuluhan berbasis presentasi, leaflet, dan diskusi interaktif. Berdasarkan hasil penelitian, terjadi peningkatan pengetahuan rasionalitas penggunaan obat yang tidak rasional dan rendahnya pemahaman tentang interaksi obat masih menjadi permasalahan pada santri pondok pesantren. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan santri melalui edukasi Kesehatan berbasis penyuluhan interaktif. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest terhadap 30 santri. Kegiatan dilakukan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan edukasi menggunakan media presentasi, leaflet, dan diskusi, serta evaluasi menggunakan kuesioner. Hasil menunjukan peningkatan signifikan pada pengetahuan rasionalitas penggunaan obat dari 60% menjadi 86,7% (p=0,009) serta peningkatan pemahaman interaksi obat (p=0,025). Edukasi Kesehatan terbukti efektif meningkatkan pemahaman santri terkait penggunaan obat yang tepat. Program ini direkomendasikan untuk dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya promotive dan prevantif di lingkungan pesantren.
Copyrights © 2026