Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analysis of Community Behavior in Purchasing Hard Drugs Without Prescription at Pharmacy X District Kalidoni City of Palembang in 2025 Ahmad Dwi Rendika Akbar; Sabda Wahab; Anggy Utama Putri
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Kesehatan
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlik.v4i1.102

Abstract

Use drug hard without recipe doctor is problem serious potential​ cause effect side, resistance, up to death. Research This aim For analyze connection knowledge, attitudes, and actions to behavior public in purchase drug hard without recipes in the sub-district area Kalidoni, Palembang City. Research This use design descriptive quantitative and survey analytics, with primary data collection through questionnaire distributed to 63 respondents. Research results show that : Knowledge own connection negative and significant to behavior society (t = 2.268; p = 0.023), meaning the more tall knowledge, the more low trend purchase drug hard without Recipe; Attitude also plays a role negative and significant (t = 2.759; p = 0.006), indicating attitude positive can lower practice purchase without recipe; Community action influential positive and significant (t = 2.874; p = 0.004), meaning the more often action self-medication done, the more tall trend purchase drug hard without recipe. Research This confirm importance education to community and supervision strict from pharmacies and services health For pressing the culprit use drug hard without recipe. Further study recommended For reach more areas wide as well as dig internal factors in the pharmacy that influence sale drug hard without recipe.
Tingkat Pengtahuan Dan Sikap Terhadap Penyakit Kecacingan Di Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Islamiyah Anggy Utama Putri; Rahma Dita; Rifqi Pratama; Annisa Syahrani; Nur Rahmawati; Adellia Patricia Putri; Seftiana Nur Afifah; Nasyiah Tri Naurah; Rismayanti; Siska Lidia; Qori Agusti; Cien Wulansari; Mutiara Sepriani; Shela Maharani; Rika Dwi Safitri
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Kesehatan
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlik.v3i2.130

Abstract

Infeksi kecacingan adalah kondisi ketika parasit cacing masuk ke tubuh manusia, kemudian tinggal dan berkembang biak sehingga menyebabkan gangguan kesehatan. PHBS berperan dalam upaya pencegahan penyakit kecacingan, peningkatan derajat kesehatan anak, serta pembentukan kebiassaan hidup sehat sejak dini. Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran mengenai pengetahuan dan sikap terhadap penyakit kecacingan di Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Islamiyah. Pendekaran kuantitatif analitik koresional dengan desain cross sectional digunakan sebagai desain dalam penelitian ini. Jumlah sampel sebanyak 30 responden, instrument yang digunakan berupa kuisioner pengetahuan dan sikap. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat 1 orang (3,3%) memiliki pengetahuan yang rendah mengenai cacingan, sedang sejumlah 14 orang (46,7%) dan tinggi sejumlah 15 orang (50,0%), sedangkan sikap terhadap penyakit cacingan yang baik yaitu 16 orang (53,3%), cukup sejumlah 8 orang (26,7%) dan kurang sejumlah 6 orang (20%). Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar siswa Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Islamiyah memiliki tingkat pengetahuan pada kategori sedang hingga tinggi serta sikap yang baik terhadap penyakit kecacingan, namun masih terdapat sebagian siswa dengan sikap kurang sehingga diperlukan upaya edukasi kesehatan yang berkelanjutan.
Optimalisasi Pemahaman Santri Tentang Interaksi Obat Melalui Edukasi Berbasis Leaflet dan Diskusi Anggy Utama Putri; Rahmanda Pranata; Mila Sari; Ananda Ayu Nabila; Septias Maharani; Anis Zulaika; Dika Maharani; Shinta Wulandari; Marina Aisah; Arigo Pramana; Fega Fega; Sherly Agael
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8726

Abstract

Penggunaan obat yang tidak rasional serta rendahnya pemahaman tentang interaksi obat masih menjadi permasalahan kesehatan pada remaja. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan santri Pondok Pesantren Tahfidzil Qur’an Yayasan Tijarotal Lantabur mengenai rasionalitas penggunaan obat dan pencegahan interaksi obat melalui edukasi kesehatan dengan metode pre-eksperimental one group pretest–posttest pada 30 responden menggunakan kuesioner. Intervensi diberikan melalui penyuluhan berbasis presentasi, leaflet, dan diskusi interaktif. Berdasarkan hasil penelitian, terjadi peningkatan pengetahuan rasionalitas penggunaan obat yang tidak rasional dan rendahnya pemahaman tentang interaksi obat masih menjadi permasalahan pada santri pondok pesantren. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan santri melalui edukasi Kesehatan berbasis penyuluhan interaktif. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest terhadap 30 santri. Kegiatan dilakukan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan edukasi menggunakan media presentasi, leaflet, dan diskusi, serta evaluasi menggunakan kuesioner. Hasil menunjukan peningkatan signifikan pada pengetahuan rasionalitas penggunaan obat dari 60% menjadi 86,7% (p=0,009) serta peningkatan pemahaman interaksi obat (p=0,025). Edukasi Kesehatan terbukti efektif meningkatkan pemahaman santri terkait penggunaan obat yang tepat. Program ini direkomendasikan untuk dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya promotive dan prevantif di lingkungan pesantren.
Association of Knowledge and Attitude with Household Drug Disposal Practices in Karang Kemiri Village Alfrida Widyandari; Nia Azzahra; Putu Nilasari; Anggy Utama Putri
Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Vol. 8 No. 3 (2026): Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia
Publisher : APDFI (Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33759/jrki.v8i3.1062

Abstract

The disposal of damaged, expired, or unused medicines is a measure to prevent environmental pollution, drug misuse, and negative impacts on public health. However, many community members still do not understand the correct procedures for drug disposal, resulting in practices that do not comply with applicable regulations. This study aimed to determine the relationship between knowledge level, attitude, and drug disposal practices among the community of RW 002, Karang Kemiri Village. The study employed a quantitative method with an analytic observational design using a cross-sectional approach. The sample consisted of 100 respondents selected via purposive sampling. Data were collected using a questionnaire that had undergone validity and reliability testing, then analyzed using univariate and bivariate methods (Chi-Square test) with a significance level of α = 0.05. The results showed that 85% of respondents had a low level of knowledge, 57% held a negative attitude, and 91% engaged in poor drug disposal practices. Chi-Square test results indicated a significant relationship between knowledge level and drug disposal practices (p = 0.000), as well as between attitude and drug disposal practices (p = 0.004). In conclusion, there is a significant relationship between knowledge level, attitude, and drug disposal practices among the community of RW 002, Karang Kemiri Village. These findings are expected to serve as a basis for improving public education on proper drug disposal, ensuring that disposal practices are carried out safely and in accordance with regulations.