Rendahnya literasi digital tenaga pendidik, tingginya resistensi terhadap perubahan manajemen konvensional, serta gejala technophobia menjadi hambatan utama dalam mengoptimalkan penjaminan mutu sekolah pada era Society 5.0. Untuk mengatasi persoalan tersebut, tim pengabdi melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk Seminar Nasional berjudul “Optimalisasi Manajemen Mutu Pendidikan di Era Digital dan Society 5.0” bagi para guru SD, SMP, dan SMA di lingkungan Universitas Bina Bangsa. Metode pelaksanaan PkM ini disusun secara deskriptif melalui empat tahapan utama, yakni perencanaan, persiapan, pelaksanaan seminar, serta refleksi dan evaluasi yang dilengkapi dengan sesi konsultasi dan pendampingan menggunakan form "Checklist Kesiapan Mutu Digital". Hasil pelaksanaan seminar nasional ini menunjukkan tingkat keberhasilan yang sangat tinggi. Secara empiris, evaluasi kuesioner menunjukkan respons positif dari peserta dengan perolehan rata-rata skor akumulatif mencapai 4,68 dari skala 5,00 (kategori Sangat Baik). Melalui diseminasi model kebijakan DQPM-HE5.0 (Digital Quality Policy Model for Higher Education in Society 5.0) dan gaya kepemimpinan digital-humanistik, kegiatan ini berhasil mengikis resistensi digital dan membekali pendidik dengan formula taktis pengambilan keputusan berbasis data.
Copyrights © 2026