Pembelajaran sains di SMA masih menghadapi hambatan berupa metode berpusat pada guru, konsep abstrak, dan miskonsepsi. Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) hadir sebagai model inovatif yang populer dalam pendidikan sains. Penelitian ini menggunakan meta-analisis untuk menguji pengaruh PjBL terhadap hasil belajar kognitif IPA di SMA. Pencarian artikel dilakukan di Scopus, SINTA, Google Scholar, dan Portal Garuda (2019-2026). Kriteria inklusi: desain eksperimen/kuasi-eksperimen dengan kelompok kontrol, subjek siswa SMA, pengukuran hasil belajar kognitif, data statistik lengkap (mean, SD, N), serta terindeks Scopus atau SINTA minimal 3. Analisis menggunakan Standardized Mean Difference (SMD) dengan model Fixed Effect di RevMan. Tujuh artikel memenuhi kriteria dengan total 690 siswa. Effect size gabungan sebesar 1,58 (95% CI [1,38-1,78]; p<0,00001) kategori sangat besar, dengan I²=95% (heterogenitas tinggi). Disimpulkan bahwa PjBL sangat efektif meningkatkan hasil belajar kognitif IPA di SMA dibandingkan pembelajaran konvensional.
Copyrights © 2026