Karakteristik antropometri, khususnya Indeks Massa Tubuh (IMT), diduga memiliki keterkaitan dengan kemampuan melakukan vertical jump karena berkaitan dengan efisiensi power-to-weight ratio tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara IMT dengan kemampuan vertical jump pada mahasiswa keolahragaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 14 mahasiswa kelas POR A yang melaksanakan pengukuran di Laboratorium F3 Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang. Data yang dikumpulkan meliputi IMT berdasarkan standar Asia dan kemampuan vertical jump yang diukur menggunakan Sargent Jump Test. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana untuk mengetahui hubungan serta kontribusi IMT terhadap kemampuan vertical jump. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata performa vertical jump terbaik yang dicapai oleh sampel adalah 0,562 m. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang lemah antara IMT dan kemampuan vertical jump dengan nilai korelasi sebesar 0,215 dan koefisien determinasi sebesar 4,6%. Hasil uji ANOVA menunjukkan nilai F-hitung sebesar 0,582 dengan nilai signifikansi 0,460, sehingga p > 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan linear yang signifikan antara IMT dengan kemampuan vertical jump pada mahasiswa POR A.
Copyrights © 2026