Journal of Contemporary Gender and Child Studies
Vol 5 No 3 (2026): December (In Press)

Pemahaman dan Praktik Masyarakat Desa Siborna Bunut dalam Pemeliharaan Hutan Perspektif Fikih Lingkungan

Mahmudin Hasibuan (Institut Agama Islam Padang Lawas)
Arya Andika Siregar (Institut Agama Islam Padang Lawas)
Maslaini Hasibuan (Institut Agama Islam Padang Lawas)
Nisma Sari Lubis (Institut Agama Islam Padang Lawas)
Pebri Arlinda Nasution (Institut Agama Islam Padang Lawas)
Winni Musrifa Hasibuan (Institut Agama Islam Padang Lawas)
Wirna Meriah Hati Nasution (Institut Agama Islam Padang Lawas)
Zulkarnain Pasaribu (Institut Agama Islam Padang Lawas)



Article Info

Publish Date
07 Sep 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman dan praktik masyarakat Desa Siborna Bunut dalam pemeliharaan hutan serta menganalisis praktik tersebut berdasarkan perspektif fikih lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas lima orang masyarakat Desa Siborna Bunut, yaitu Disanuddin Daulay, Asmar Rambe, Maramin Pane, Zainal Ritonga, dan Gopur Ritonga, serta Kepala Desa Siborna Bunut Saidun Soleh Nasution dan ustaz Hendra Saputra Hasibuan sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Siborna Bunut pada umumnya telah memiliki pemahaman yang cukup baik mengenai pentingnya pemeliharaan hutan. Masyarakat memahami bahwa hutan memiliki manfaat penting bagi kehidupan, menjaga keseimbangan lingkungan, serta perlu dipertahankan untuk kepentingan generasi mendatang. Praktik pemeliharaan hutan yang ditemukan meliputi menjaga pohon, menghindari penebangan secara berlebihan, mencegah kebakaran, menjaga kebersihan lingkungan, dan melakukan penanaman kembali. Meskipun demikian, tingkat kepedulian dan penerapan praktik pemeliharaan hutan masih berbeda antaranggota masyarakat sehingga diperlukan penguatan kesadaran dan partisipasi secara berkelanjutan. Dalam perspektif fikih lingkungan, praktik pemeliharaan hutan tersebut pada dasarnya sejalan dengan prinsip Islam mengenai amanah manusia sebagai khalifah di bumi, menjaga kemaslahatan (maslahah), mempertahankan keseimbangan lingkungan, serta mencegah kerusakan (fasād). Oleh karena itu, pemeliharaan hutan di Desa Siborna Bunut tidak hanya merupakan tanggung jawab ekologis dan sosial, tetapi juga merupakan bagian dari tanggung jawab keagamaan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jcgcs

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences Other

Description

journal of contemporary gender and child studies is the study of gender and children, especially on gender and mainstreaming and childrens rights both in the ...