Sex education is an important effort to equip children with an understanding of their bodies, personal boundaries, and healthy behaviors in order to prevent sexual violence. However, the implementation of sex education in elementary schools still faces several challenges, including the lack of engaging learning media and the limited integration of Islamic values into the learning process. This study aimed to develop an animated video learning medium based on Islamic values as a tool for sex education for elementary school students and to examine its validity, practicality, and effectiveness. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the 4-D development model, which consists of the stages of define, design, develop, and disseminate. The research was conducted at SD IT Raissalam, Rokan Hulu Regency. Data were collected through interviews, observations, expert validation sheets, teacher and student response questionnaires, and learning achievement tests. The data were analyzed quantitatively using descriptive statistics, percentages, and N-Gain analysis. The results indicated that the developed media had a high level of validity, with validation scores of 80% from media experts (valid), 97% from language experts (very valid), and 93% from subject matter experts (very valid). The practicality test showed percentages of 89.67% based on student responses and 93.3% based on teacher responses, both categorized as very practical. The effectiveness test demonstrated an improvement in students’ learning outcomes with an N-Gain score of 0.752, which falls into the high category. Therefore, the Islamic values-based animated video developed in this study was found to be valid, practical, and effective as a sex education medium for elementary school students. In addition to improving students’ understanding of sex education, the media also helps instill Islamic values, develop self-awareness, and enhance self-protection skills in accordance with children’s developmental stages. ABSTRAK Pendidikan seksual merupakan upaya penting dalam membekali anak dengan pemahaman tentang tubuh, batasan diri, serta perilaku yang sehat untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual. Namun, penyampaian pendidikan seksual di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan media pembelajaran yang menarik dan minimnya integrasi nilai-nilai agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video animasi berbasis nilai-nilai agama Islam sebagai sarana pendidikan seksual bagi siswa sekolah dasar serta menguji tingkat validitas, praktikalitas, dan efektivitasnya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Penelitian dilaksanakan di SD IT Raissalam Kabupaten Rokan Hulu. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, lembar validasi ahli, angket respon guru dan siswa, serta tes hasil belajar. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang tinggi dengan persentase validasi ahli media sebesar 80% (valid), ahli bahasa 97% (sangat valid), dan ahli materi 93% (sangat valid). Hasil uji praktikalitas menunjukkan persentase sebesar 89,67% pada respon siswa dan 93,3% pada respon guru dengan kategori sangat praktis. Uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dengan nilai N-Gain sebesar 0,752 yang termasuk kategori tinggi. Dengan demikian, media video animasi berbasis nilai-nilai agama Islam yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif sebagai sarana pendidikan seksual bagi siswa sekolah dasar. Media ini tidak hanya meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai pendidikan seksual, tetapi juga membantu menanamkan nilai-nilai keislaman, membentuk kesadaran diri, serta meningkatkan kemampuan menjaga diri sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Copyrights © 2026