Latar Belakang: Banyaknya penambahan bahan Kimia obat (BKO) seperti paracetamol, Dexamethasone, natrium diklofenak pada jamu pegal linu di kabupaten grobogan yang masih beredar luas. Tujuan: untuk mengetahui keberadaan bahan kimia obat pada jamu pegal linu yang beredar luas. Metode: Analisis kualitatif menggunakan uji klt ( kromatografi lapis tipis) dan analisis kuantitatif menggunakan spektrofotometri uv-vis untuk mengukur bahan kimia obat yang terkandung pada sampel jamu pegal linu di lima kecamatan grobogan, dan kemudian dianalisis di laboratorium. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar tertinggi yang di dapat pada masing-masing sampel yaitu Paracetamol terdapat pada sampel C 29,82%; Dexamethasone terdapat pada sampel A 12,50%; dan Natrium Diklofenak terdapat pada sampel C 44,64%. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa sampel jamu pegal linu masih banyak ditambahkan bahan kimia obat (BKO) seperti paracetamol, Dexamethasone, natrium diklofenak. Oleh karena itu, masih butuh pengawasan lebih lanjut dan peningkatan kesadaran mengenai resiko penggunan bahan kimia obat secara terus menerus. Keyword: Bahan Kimia Obat ( BKO), Kromatografi Lapis Tipis (KLT), Spektrofotometri UV-Vis
Copyrights © 2026