UMKM kuliner, khususnya yang beroperasi di lingkungan pujasera, masih banyak mengandalkan pemesanan lisan dan pencatatan manual. Praktik tersebut berpotensi menimbulkan antrean, kesalahan pencatatan, keterlambatan pelayanan, serta data transaksi yang tidak terdokumentasi secara utuh. Penelitian ini bertujuan merancang, mengimplementasikan, dan memvalidasi secara fungsional aplikasi pemesanan makanan berbasis web yang ringan dan sesuai dengan kebutuhan UMKM kuliner skala kecil. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development dengan model Waterfall yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan perencanaan pemeliharaan. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung terhadap proses operasional UMKM, sedangkan data sekunder bersumber dari literatur relevan. Sistem dibangun menggunakan Laravel, PHP, MySQL, HTML, CSS, dan JavaScript dengan pemisahan hak akses pelanggan dan penjual. Modul utama meliputi autentikasi, pengelolaan kios dan menu, keranjang dan checkout, penjadwalan pengambilan, konfirmasi pembayaran, pelacakan status, serta rekap transaksi. Pengujian black-box mencakup 30 skenario fungsional dan lima pemeriksaan nonfungsional; seluruhnya menghasilkan keluaran yang diharapkan. Hasil ini menunjukkan bahwa aplikasi layak secara fungsional untuk menata pencatatan pesanan, meningkatkan keterlacakan transaksi, dan menyediakan transparansi status. Pengukuran lapangan terhadap waktu antre dan efisiensi pelayanan tetap diperlukan untuk membuktikan dampak kinerja secara kuantitatif.
Copyrights © 2026