Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menyeleksi (screening) bakteri penambat nitrogen non simbiotik yang diisolasi dari rhizosfer tanaman jagung (Zea mays L.) dan padi (Oryza sativa L.) yang memiliki kemampuanmengekskresikan amonium. Sampel diambil dari daerah Mangkoso, Kabupaten Barru, Provensi Sulawesi Selatan pada daerah rhizosfer tanaman. Isolasi bakteri penambat nitrogen dilakukan dengan menggunakan medium pertumbuhan bebas nitrogen yaitu medium Burk’s dan Ashby. Koloni bakteri yang tumbuh pada medium pertumbuhan selanjutnya dimurnikan dan diuji kemampuan ekskresi amoniumnya dengan menggunakan metode spectrophotometry. Isolat bakteri yang memiliki kemampuan mengekskresikan amonium dikarakterisasi secara morfologi dan fisiologis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 20 isolat bakteri yang mampu tumbuh pada medium bebas nitrogen, namun setelah dilakukan uji ekskresi amonium hanya diperoleh 9 isolat yang memiliki kemampuan mengekskresikan amonium dari masing-masing medium pertumbuhan. Isolat bakteri dan konsentrasi amonium yang diekskresikan masing-masing adalah ABJ211 (179 μg/L), ABP213 (269 μg/L), ABP211 (162 μg/L), ABP131 (254 μg/L), ABP242 (104 μg/L), BBJ221 (263 μg/L), BBJ222 (272 μg/L), BBP222 (269 μg/L) dan BBP214 (257 μg/L). Kesembilan isolat tersebut memiliki karakteristik morfologi dan fisiologis yang bervariasi terutama pada sifat struktur dinding sel (gram), kemampuan hidrolisis pati, gelatin dan kasein, sementara kemampuan dalam mereduksi nitrat dan H2O2 (reaksi katalase positif) serta fermentasi glukosa menunjukkan karakter yang seragam.
Copyrights © 2014