Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan kognitif dan bahasa peserta didik di Sekolah Menengah Atas (SMA) berdasarkan perspektif guru. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam (in-depth interview) terhadap guru di SMA Negeri 2 Gunungsitoli yang dipilih secara purposif. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) peserta didik SMA berada pada tahap operasional formal menurut teori Piaget, ditandai dengan kemampuan berpikir abstrak dan hipotetis-deduktif yang mulai berkembang, namun belum merata pada seluruh peserta didik; (2) perkembangan bahasa peserta didik dipengaruhi oleh lingkungan sosial, paparan media digital, dan kebiasaan membaca; (3) terdapat kesenjangan perkembangan kognitif antara peserta didik dengan latar belakang sosial ekonomi berbeda; dan (4) guru berperan krusial dalam menstimulasi perkembangan kognitif dan bahasa melalui pendekatan scaffolding dan pembelajaran berbasis diskusi. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi guru dan konselor sekolah dalam merancang strategi pembelajaran yang responsif terhadap tahap perkembangan peserta didik SMA.
Copyrights © 2026