Borneo Nursing Journal
Vol. 8 No. 2b (2026)

Hubungan Konsumsi Minuman Manis terhadap Kejadian Gizi Lebih pada Siswa SMP 3 Muhammadiyah Yogyakarta

Karisya Martiansyah Utami (Universitas Aisyiyah Yogyakarta)
Nor Eka Noviani (Universitas Aisyiyah Yogyakarta)
Dewi Rizzky Mutiarasari (Universitas Aisyiyah Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
16 Sep 2026

Abstract

Gizi lebih pada remaja merupakan salah satu masalah kesehatan yang terus mengalami peningkatan di berbagai negara. Konsumsi minuman manis diduga menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya gizi lebih karena kandungan gula tambahannya yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan frekuensi konsumsi minuman manis dan asupan gula dari minuman manis dengan kejadian gizi lebih pada siswa SMP 3 Muhammadiyah Yogyakarta. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 47 siswa berusia 12–15 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data frekuensi konsumsi minuman manis dan asupan gula diperoleh menggunakan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), sedangkan status gizi ditentukan berdasarkan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U). Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 70,2% responden memiliki status tidak gizi lebih dan 29,8% mengalami gizi lebih. Uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi konsumsi minuman manis dengan kejadian gizi lebih (p = 0,464) maupun antara asupan gula dari minuman manis dengan kejadian gizi lebih (p = 0,587). Penelitian ini menyimpulkan bahwa frekuensi konsumsi minuman manis dan asupan gula dari minuman manis tidak berhubungan dengan kejadian gizi lebih pada siswa SMP 3 Muhammadiyah Yogyakarta. Meskipun demikian, konsumsi gula harian tetap perlu dibatasi sesuai dengan rekomendasi Kementerian Kesehatan sebagai upaya pencegahan penyakit tidak menular pada Remaja.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BNJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health

Description

Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan ...