Hipertensi adalah penyakit tak menular yang menjadi sebab utama morbiditas dan mortalitas secara global. Pengendalian hipertensi tak sekadar dilakukan melalui terapi farmakologis, melainkan juga membutuhkan terapi non-farmakologis sebagai upaya dalam pengontrolan tekanan darah. Suatu intervensi non-farmakologis yang dapat diterapkan yaitu isometric handgrip exercise, yakni pelatihan kontraksi isometrik menggunakan alat handgrip. Studi ini memiliki tujuan utama mengidentifikasi dampak penerapan isometrix handgrip exercise terhadap tekanan darah penderita tekanan darah tinggi. Metode studi ini yaitu studi kasus menggunakan pendekatan asuhan keperawatan pada satu pasien perempuan berusia 69 tahun yang didiagnosis hipertensi tingkat 1. Intervensi dilakukan menggunakan handgrip dengan intensitas sekitar 30% Maximal Voluntary Contraction (MVC), terdiri atas empat set latihan yang dilakukan satu kali sehari sesuai prosedur implementasi. Hasil implementasi membuktikan bahwa penerapan isometric handgrip exercise menghadirkan pengaruh pada penurunan tekanan darah pasien setelah intervensi diberikan. Pengurangan tekanan darah ini membuktikan bahwa pelatihan isometrik layak membantu meningkatkan kontrol tekanan darah sebagai terapi pendamping selain pengobatan antihipertensi. Maka dari itu, isometric handgrip exercise layak dipertimbangkan menjadi intervensi keperawatan nonfarmakologis yang aman, sederhana, mudah diterapkan, serta efektif untuk mengendalikan tekanan darah terhadap penderita tekanan darah tinggi.
Copyrights © 2026