Borneo Nursing Journal
Vol. 8 No. 2b (2026)

Hubungan Hambatan Temporal Dan Geografis Dengan Response Time Pada Kegawatdaruratan Air Di Daerah Lahan Basah

Septia Chlaudia Levina (Universitas Eka Harap)
Meilitha Carolina (Universitas Eka Harap)
Efri Dulie (Universitas Eka Harap)



Article Info

Publish Date
13 Sep 2026

Abstract

Latar Belakang: Response time merupakan indikator penting dalam pelayanan kegawatdaruratan karena berhubungan dengan keberhasilan penanganan korban. Pada daerah lahan basah, hambatan temporal dan geografis dapat memperlambat pertolongan pada kegawatdaruratan air. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa keterlambatan respons dipengaruhi oleh jarak, akses jalan, transportasi, kondisi lingkungan, dan waktu kejadian, tetapi penelitian khusus yang menghubungkan hambatan temporal dan geografis dengan response time pada kegawatdaruratan air di daerah lahan basah belum ada. Tujuan: Mengetahui hubungan hambatantemporal dan geografis dengan response time pada kegawatdaruratan air di daerah lahan basah. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan metode cross-sectional yang dilakukan pada masyarakat di Kelurahan Sabaru, Kota Palangka Raya. Sampel sebanyak 40 responden dipilih menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 32 dengan uji korelasi Spearman’s rho.Hasil: Sebagian besar responden mengalami hambatan temporal kategori tinggi (63%), hambatan geografis kategori tinggi (60%), dan response time kategori lambat (57,5%). Tidak terdapat hubungan signifikan antara hambatan temporal dan response time (p = 0,780; r = 0,046). Nilai r positif menunjukkan hubungan searah, yaitu semakin tinggi hambatan temporal, response time cenderung meningkat, meskipun sangat lemah. Hambatan geografis juga tidak berhubungan signifikan dengan response time (p = 0,802; r = -0,041). Nilai r negatif menunjukkan hubungan berlawanan, yaitu semakin tinggi hambatan geografis, response time cenderung menurun, dengan hubungan sangat lemah. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara hambatan temporal dan geografis dengan response time pada kegawatdaruratan air di daerah lahan basah.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BNJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health

Description

Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan ...