Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas pada balita. Paparan asap rokok di lingkungan rumah akibat kebiasaan anggota keluarga merokok masih menjadi permasalahan yang dapat meningkatkan kerentanan balita terhadap ISPA. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi peran keluarga dalam pengendalian paparan asap rokok, mengidentifikasi upaya pencegahan ISPA pada balita, serta menganalisis hubungan kedua variabel di wilayah kerja Puskesmas Menteng Palangka Raya. Penelitian menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 63 responden yang tinggal serumah dengan balita usia 0–5 tahun diperoleh menggunakan accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji korelasi Spearman Rank. Peran keluarga dalam pengendalian paparan asap rokok sebagian besar berada pada kategori baik (47,6%), diikuti kategori cukup (31,8%) dan kurang (20,6%). Upaya pencegahan ISPA sebagian besar berada pada kategori baik (77,8%) dan cukup (22,2%), tanpa responden kategori kurang. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan koefisien korelasi rₛ=0,479 dengan p<0,001, sehingga terdapat hubungan positif yang signifikan dengan kekuatan sedang antara kedua variabel. Semakin baik peran keluarga dalam mengendalikan paparan asap rokok, semakin baik pula upaya pencegahan ISPA pada balita.
Copyrights © 2026