p-Index From 2021 - 2026
1.084
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Borneo Nursing Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Hubungan Peran Literasi Digital Dalam Mencari Informasi Kesehatan Dengan Penerapan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Siswa Di SMPN 8 Palangka Raya Lola Angeli Octavian Kobie; Putria Carolina; Isnawiranti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1289

Abstract

Peran literasi digital memberikan kemudahan bagi siswa dalam memperolehinformasi kesehatan. Kemampuan literasi digital yang baik memungkinkan siswa mengakses,memahami, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi kesehatan secara tepat sehingga dapatmendukung penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Namun, masih banyak siswayang menggunakan teknologi digital hanya untuk hiburan dan belum memanfaatkannya secaraoptimal untuk mencari informasi kesehatan.Tujuan : Mengetahui hubungan peran literasi digital dalam mencari informasi kesehatandengan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada siswa SMPN 8 PalangkaRaya.Metode : Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional.Populasi penelitian adalah siswa SMPN 8 Palangka Raya dengan sampel sebanyak 67responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitianberupa kuesioner literasi digital dan kuesioner PHBS. Analisis data menggunakan uji SpearmanRank dengan tingkat signifikansi α = 0,05.Hasil : Sebagian besar responden memiliki peran literasi digital dalam mencari informasikesehatan kategori baik sebanyak 48 responden (63,2%), kategori cukup 19 responden (25,0%),dan kategori kurang 9 responden (11,8%). Penerapan PHBS berada pada kategori baik sebanyak46 responden (60,5%), kategori cukup 21 responden (27,6%), dan kategori kurang 9 responden(11,8%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p-value = 0,000 (<0,05) dengan koefisienkorelasi r = 0,671 yang menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan signifikan antara peranliterasi digital dalam mencari informasi kesehatan dengan penerapan PHBS pada siswa SMPN 8Palangka Raya.Kesimpulan : Semakin baik peran literasi digital siswa dalam mencari informasi kesehatan,semakin baik pula penerapan PHBS. Sekolah diharapkan meningkatkan edukasi kesehatanberbasis digital guna mendukung perilaku hidup sehat pada siswa.
Hubungan Peran Keluarga Dalam Pengelolaan Makanan Dengan Perilaku Pencegahan Hipertensi Di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya Muthia Azhara; Putria Carolina; Isnawiranti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1334

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatanmasyarakat karena dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi seperti penyakit jantung, stroke, dan gagalginjal. Upaya pencegahan hipertensi dapat dilakukan melalui penerapan perilaku hidup sehat, terutama dalampengelolaan pola makan. Peran keluarga dalam pengelolaan makanan, seperti penyediaan makanan sehat,pengaturan pola makan, dan pengawasan konsumsi makanan berisiko, dapat memengaruhi perilakupencegahan hipertensi. Oleh karena itu, keterlibatan keluarga menjadi faktor penting dalam mendukungindividu untuk menerapkan perilaku pencegahan hipertensi secara optimal.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Peran Keluarga Dalam Pengelolaan MakananDengan Perilaku Pencegahan Hipertensi Di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya.Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian crosssectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan teknik pengambilan sampling AccidentalSampling yang diisi oleh total 80 responden. Uji statistik menggunakan Spearman Rank.Hasil: Hasil analisa statistik dengan uji Spearman’s Rho Hubungan Peran Keluarga Dalam PengelolaanMakanan Dengan Perilaku Pencegahan Hipertensi Di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya diperoleh nilaip value = 0,000 < 0,05. HA diterima yang artinya terdapat Hubungan Peran Keluarga Dalam PengelolaanMakanan Dengan Perilaku Pencegahan Hipertensi Di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya. KekuatanHubungan Peran Keluarga Dalam Pengelolaan Makanan Dengan Perilaku Pencegahan Hipertensi DiPuskesmas Pahandut Kota Palangka Raya diperoleh nilai 0,901 yang artinya memiliki kekuatan sangat kuatdengan arah hubungan positif.Kesimpulan: Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat Hubungan Peran Keluarga DalamPengelolaan Makanan Dengan Perilaku Pencegahan Hipertensi Di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya.
Hubungan Kebiasaan Sarapan Pagi Dengan Motivasi Belajar Siswa SDN Pamarunan 1 Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau Natanael Apan Taib; Putria Carolina; Isnawiranti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1336

Abstract

Sarapan pagi merupakan kebutuhan fisiologis dasar yang berperan dalam memenuhikebutuhan energi setelah berpuasa semalaman. Asupan energi pada pagi hari mendukung fungsikognitif, seperti konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan berpikir, sehingga dapat meningkatkanmotivasi belajar siswa. Namun, masih terdapat siswa yang belum terbiasa sarapan sebelum berangkatke sekolah sehingga berpotensi menurunkan kesiapan dan motivasi belajar.Tujuan: Mengetahui hubungan kebiasaan sarapan pagi dengan motivasi belajar siswa SDNPamarunan 1 Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau.Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 46 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kebiasaan sarapan pagi dan motivasi belajar, kemudiandianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansiα = 0,05.Hasil: Sebagian besar responden memiliki kebiasaan sarapan kategori sedang sebanyak 19 siswa(41,3%) dan motivasi belajar kategori sedang sebanyak 22 siswa (47,8%). Hasil uji Spearman Rankmenunjukkan nilai r = 0,904 dengan p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubunganpositif, sangat kuat, dan signifikan antara kebiasaan sarapan pagi dengan motivasi belajar siswa.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan pagi dengan motivasibelajar siswa. Semakin baik kebiasaan sarapan pagi, semakin tinggi motivasi belajar siswa. Hasilpenelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan dalammeningkatkan edukasi mengenai pentingnya sarapan bergizi seimbang untuk mendukung motivasibelajar.
Hubungan Lingkungan Belajar Dengan Tingkat Kecemasan Dalam Menghadapi Ujian Praktik Klinik Pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Eka Harap Putri Alimah; Putria Carolina; Tomi Satalar
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1479

Abstract

Ujian Praktik Klinik merupakan salah satu bentuk evaluasi kompetensi mahasiswa keperawatan yang dapat menimbulkan kecemasan. Tingkat kecemasan dalam menghadapi ujian praktik klinik dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya lingkungan belajar. Berdasarkan fenomena yang ditemukan, mahasiswa cenderung mengalami kecemasan karena merasa kurang siap dan kurang memperoleh dukungan akademik dalam menghadapi Ujian Praktik Klinik, sehingga kondisi tersebut diduga dapat memengaruhi kinerja mereka selama melakukan ujian. Oleh karena itu, penelitian dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara lingkungan belajar dengan tingkat kecemasan mahasiswa dalam menghadapi Ujian Praktik Klinik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lingkungan belajar dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa keperawatan dengan dalam Menghadapi Ujian Praktik Klinik pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Eka Harap. Rancangan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan metode cross-sectional untuk menganalisis hubungan antara lingkungan belajar dan tingkat kecemasan mahasiswa keperawatan dalam menghadapi Ujian Praktik Klinik. Sampel sebanyak 97 responden, pengumpulan data dilakukan pada tanggal 24-26 Juni 2026. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki lingkungan belajar sangat baik (72%) dan tidak mengalami kecemasan (32%) dalam menghadapi Ujian Praktik Klinik. Hasil uji Spearman's Rho menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara lingkungan belajar dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan Universitas Eka Harap (p = 0,346; r = -0,097). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecemasan mahasiswa dalam menghadapi Ujian Praktik Klinik dipengaruhi oleh berbagai faktor. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang tidak hanya berfokus pada perbaikan lingkungan belajar, tetapi juga pada peningkatan kesiapan, kepercayaan diri, dan kemampuan mahasiswa dalam mengelola kecemasan agar memperoleh hasil evaluasi yang optimal.
Hubungan Peran Keluarga Dalam Pengendalian Paparan Asap Rokok Dengan Upaya Pencegahan ISPA Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Menteng Palangka Raya Adelia Safitri; Putria Carolina; Tomi Satalar
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1601

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas pada balita. Paparan asap rokok di lingkungan rumah akibat kebiasaan anggota keluarga merokok masih menjadi permasalahan yang dapat meningkatkan kerentanan balita terhadap ISPA. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi peran keluarga dalam pengendalian paparan asap rokok, mengidentifikasi upaya pencegahan ISPA pada balita, serta menganalisis hubungan kedua variabel di wilayah kerja Puskesmas Menteng Palangka Raya. Penelitian menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 63 responden yang tinggal serumah dengan balita usia 0–5 tahun diperoleh menggunakan accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji korelasi Spearman Rank. Peran keluarga dalam pengendalian paparan asap rokok sebagian besar berada pada kategori baik (47,6%), diikuti kategori cukup (31,8%) dan kurang (20,6%). Upaya pencegahan ISPA sebagian besar berada pada kategori baik (77,8%) dan cukup (22,2%), tanpa responden kategori kurang. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan koefisien korelasi rₛ=0,479 dengan p<0,001, sehingga terdapat hubungan positif yang signifikan dengan kekuatan sedang antara kedua variabel. Semakin baik peran keluarga dalam mengendalikan paparan asap rokok, semakin baik pula upaya pencegahan ISPA pada balita.
Hubungan Sumber Informasi Manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) Dengan Pencegahan Stunting Pada Siswa SDN 1 Kalampangan Kota Palangka Raya Asza Krisna Kornelia; Putria Carolina; Tomi Satalar
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1604

Abstract

Menurut Non-Communicable Disease Risk Factor Collaboration, stunting pada anak usia sekolah masih menjadi masalah kesehatan global dan tetap menjadi perhatian di Indonesia, termasuk di Kota Palangka Raya. Hasil studi pendahuluan di SDN 1 Kalampangan Kota Palangka Raya menunjukkan bahwa sebagian siswa belum memanfaatkan Program Makan Bergizi Gratis secara optimal karena masih memilih membeli jajanan dan tidak mengonsumsi seluruh menu yang disediakan. Kondisi ini diduga berkaitan dengan tingkat pengetahuan dan sumber informasi yang diterima siswa mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi serta tujuan Program Makan Bergizi Gratis dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak. Mengetahui hubungan sumber informasi manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan pencegahan stunting pada siswa SDN 1 Kalampangan Kota Palangka Raya Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN 1 Kalampangan Kota Palangka Raya sebanyak 40 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Instrumen penelitian berupa kuesioner sumber informasi manfaat MBG dan kuesioner pencegahan stunting. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki sumber informasi manfaat MBG dalam kategori cukup sebanyak 29 responden (72,5%) dan pencegahan stunting dalam kategori cukup sebanyak 28 responden (70,0%). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan nilai p-value = 0,006 (<0,05) dengan koefisien korelasi r = 0,429, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan, positif Terdapat hubungan yang signifikan antara sumber informasi manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan pencegahan stunting pada siswa SDN 1 Kalampangan Kota Palangka RayaKata kunci : Makan Bergizi Gratis, Sumber Informasi, Pencegahan StuntingDaftar Pustaka : 44 (2022-2026)