Tujuan penelitian ini Membuat alat pengering sederhana yang dapat dipakai oleh masyarakat Merancang dan membuat alat pemanas berupa tungku sekam padi sebagai sumber energi panas Metoda yang dilakukan pada desain dan pembuatan alat pengering ini yaitu metoda pengeringan berselang Batch Drying dimana proses pengeringan tidak disertai dengan pemasukkan maupun pengeluaran produk selama proses pengeringan berlangsung Jadi bahan uji dimasukkan ke dalam sebuah ruangan oven yang terdiri dari beberapa rak tray yang disusun sedemikian rupa agar udara secara merata melewati biji kakao Dari hasil pengujian dan analisa data yang telah dilakukan pada alat pengering jenis tray menggunakan bahan bakar sekam padi sebagai sumber panas maka dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1 Proses pengeringan dengan menggunakan biomassa sekam padi lebih dari pada dengan pengeringan biasa; 2 Temperatur maksimum pada pemanas biomassa adalah 195 0C dan temperature maksimum pada ruang pengering adalah 40 0C; 3 Temperatur pemanas biomassa akan naik apabila sekam padi yang terbakar merata sehingga dapat memanaskan semua pipa yang berada di atasnya; 4 Waktu yang diperlukan untuk pengeringan biji coklat hingga kering adalah 16 jam; 5 Kapasitas produksi 25 kg 6 Kadar air bahan untuk kapasitas ini adalah: Kadar air awal = 60 3 Persen dan Kadar air akhir = 4 5 Persen; 7 Jumlah rak yang digunakan sebanyak 5 rak; 8 Ukuran masing masing rak adalah 86 72 cm; 9 Jarak masing masing rak 15 cm; 10 Luas celah yang digunakan adalah 0 086 m2 ; 11 Tebal lapisan biji coklat 3 cm; 12 Temperatur rata rata ruang pengeringan 35 0C; 13 Volume ruang pengering 0 70004 m3; 14 Energi panas yang dibutuhkan 5185215 kJ atau dalam bentuk daya 90021 W; 15 Energi yang dihasilkan oleh pemanas biomassa adalah 622 66 W; 16 Efisiensi ruang pengeringan 14 46 Persen Kata Kunci : Pengering Buah; Coklat Kwalitas; Biji
Copyrights © 2022