Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberian Layanan Bimbingan Dan Konseling Karir Di Sma Cerdas Murni Fitri Handayani; Ahyar Harundin Sagala; Hapni Madini Dlt; Indah Nurhaliza; Lithfia Zahra; Pandi Akbar; Putri Amelia Lubis; Salsabila Hayatissa’idah; Septika Amanda Siagian; Siti Nurhaliza; Uswatun Hasanah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10936

Abstract

Pelayanan bimbingan dan konseling karir untuk membantu peserta didik dalam menentukan pilihan karimnya sesuai dengan minat dan bakat yang peserta didik miliki Bimbingan karir tentu sangat dibutuhkan dan penting guna menunjang arah tujuan para peserta didik atau siswa setelah menempuh sekolah atau lulus sekolah bahkan kuliah Gun BK melakukan bimbingan karir melalui konseling individu ataupun konsleing kelompok, konseling kelompok dilakukan jika ada beberapa peserta didik yang mempunyai masalah yang sama. Bimbingan karir bukan hanya sebatas memberi pengarahan terhadap peserta didik akan kemana setelahnya, namun juga meningkatkan dan mengasah kemampuan yang dimiliki peserta didik. Dalam hal ini guru BK berkontribusi dengan pihak lain seperti bagian stal kesiswaan.
DISKURSUS EVALUASI KURIKULUM DALAM PENDIDIKAN FORMAL Muhammad Hafizh; Sharikhul Hanif; Siti Nurhaliza
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 11 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v11i1.9621

Abstract

Idealnya kurikulum direncanakan dengan baik sehingga diharapkan kurikulum sesuai dengan perencanaan tersebut. Namun, realitas kurikulum tidak efisien dan optimal dalam mencapai tujuan sehingga harus dievaluasi sebagai usaha dan tinjauan terhadap kurikulum yang telah diberlakukan, khususnya dalam rangka penyempurnaan kurikulum dan melihat efektivitasnya. Riset ini termasuk dalam qualitative-library research dengan metode analisis descriptive causal guna mengetahui konsep evaluasi pendidikan, tujuan dan fungsinya, pendekatannya, objek evaluasi kurikulum, syarat-syarat dalam evaluasi kurikulum, dan model-modelnya. Hasil penelitian ini adalah evaluasi kurikulum sangat erat kaitannya dengan penilaian dalam kurikulum sehingga tujuan utamanya adalah perbaikan dan penyempurnaan kurikulum dan berfungsi sebagai edukatif, diagnosis, instruksional dan administratif. adapun pendekatannya yaitu pendekatan kriteria pre-ordinate-fidelitym mutually adaptive, dan proses (field base). Objek evaluasi kurikulum berkaitan dengan lima komponen kurikulum. Syarat evaluasi kurikulum adalah kurikulum harus goals orieted, kontinuitas pada evaluasi kurikulum, kurikulum bersifat komprehensif dan padu, kurikulum,  kurikulum harus dievaluasi melalui pelbagai pendekatan, dan kurikulum berfungsi ganda, terdapat sepuluh model dalam mengevaluasi kurikulum.
Peran Mahasiswa KKN UINSU terhadap Penguatan Nilai Religius, Pendidikan, Sosial, dan Lingkungan di Desa Tiganderket, Kabupaten Karo Sokon Saragih; Siti Nurhaliza; Habiburriziq El Ardhy Saragih; Faiz Putra Ramadhan; Farisa Nadhila Siregar
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v5i2.8588

Abstract

The Community Service Program (KKN) represents a concrete implementation of the university’s tri dharma, particularly in the area of community service. This study aims to describe the contribution of UINSU students participating in KKN in strengthening religious, educational, social, and environmental values in Tiganderket Village, Karo Regency, North Sumatra. The research employs a descriptive qualitative method with a participatory approach, in which students act not only as observers but also as active participants in various community activities. The results show that the implementation of KKN has had a positive impact on the community through programs such as regular religious gatherings (wirid), teaching in elementary schools, fardhu kifayah training, eco-print workshops, digital literacy and anti-bullying campaigns, environmental activities, and the “Festival Anak Bangsa.” Each activity was designed based on the local community’s potential and aimed at enhancing village independence and welfare. Furthermore, student involvement in social and religious activities has strengthened spiritual values and social solidarity among residents. Overall, the implementation of KKN not only fosters stronger social relationships between students and the community but also serves as a contextual learning platform for students to integrate knowledge, faith, social awareness, and moral responsibility in contributing to sustainable community development.