Penuaan kulit merupakan proses biologis yang ditandai dengan menurunnya elastisitas kulit, munculnya kerutan, meningkatnya pigmentasi, serta berkurangnya kadar air kulit akibat degradasi kolagen dan peningkatan stres oksidatif. Salah satu pendekatan yang banyak dikembangkan untuk mengatasi kondisi tersebut adalah penggunaan bahan aktif alami yang kaya mineral dan kolagen. Tulang ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) merupakan limbah hasil industri perikanan yang memiliki kandungan kalsium, fosfor, kolagen, dan protein yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan aktif kosmetik anti-aging. Penelitian ini bertujuan memformulasikan serbuk tulang ikan tuna sirip kuning yang dikombinasikan dengan Precipitated Calcium Carbonate (PCC) ke dalam sediaan krim anti-aging serta mengevaluasi karakteristik fisik dan efektivitasnya terhadap kondisi kulit. Penelitian dilakukan secara eksperimental melalui beberapa tahapan meliputi preparasi tulang ikan, sintesis PCC, karakterisasi bahan baku, formulasi krim pada beberapa konsentrasi, evaluasi mutu fisik sediaan, pengujian stabilitas, uji iritasi, serta pengujian efektivitas terhadap sukarelawan menggunakan skin analyzer. Parameter evaluasi meliputi organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, stabilitas, iritasi kulit, kadar air kulit, kadar minyak, dan jumlah noda hitam (dark spot). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula menghasilkan krim bertekstur semi padat, homogen, memiliki pH berkisar 4,90–5,38, daya sebar 5–6 cm, stabil selama penyimpanan, serta tidak menimbulkan iritasi pada seluruh sukarelawan. Serbuk tulang ikan tuna memiliki kadar air sebesar 7,53 persen dan kadar abu sebesar 2 persen, sehingga memenuhi persyaratan mutu bahan baku. Kombinasi serbuk tulang ikan tuna dan PCC mampu meningkatkan kelembapan kulit, memperbaiki keseimbangan minyak kulit, serta menurunkan jumlah noda hitam setelah penggunaan selama empat minggu. Formula dengan konsentrasi serbuk tulang ikan tertinggi menunjukkan efektivitas anti-aging yang paling baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kombinasi serbuk tulang ikan tuna sirip kuning dan Precipitated Calcium Carbonate berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif alami dalam formulasi krim anti-aging yang aman, stabil, dan efektif.
Copyrights © 2026