Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis strategi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kuliner sehat dengan mengambil studi kasus pada Rumah Dimsum di Desa Sipare-pare, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan pengumpulan dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa produk dimsum yang bergizi dan terbuat dari bahan alami tanpa tambahan pengawet memiliki peluang besar untuk memenuhi permintaan konsumen terhadap makanan yang sehat dan praktis. Strategi pemasaran digital melalui platform media sosial seperti Instagram, WhatsApp, dan Facebook terbukti efektif dalam meningkatkan penjualan dengan biaya yang relatif rendah, sementara sistem pemesanan melalui pre-order membantu dalam mengelola stok secara efisien. Meskipun demikian, terdapat sejumlah kendala seperti keterbatasan modal, kurangnya keterampilan dalam pemasaran digital, dan tantangan dalam mengakses pasar yang luas. Berdasarkan hasil tersebut, rekomendasi yang diajukan meliputi pelaksanaan pelatihan teknis, perluasan akses permodalan, inovasi produk, pengembangan kerja sama dengan platform e-commerce, serta penguatan branding guna meningkatkan daya saing UMKM di bidang kuliner sehat.
Copyrights © 2025