Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Analisis Usahatani Nanas (Ananas Comosus) Pada Lahan Gambut Di Kecamatan Panai Tengah (Studi Kasus : Desa Pasar Tiga) Hildayani Manurung; Sri Wahyuni
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 6, No 2 (2023): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), November
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jehss.v6i2.1919

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui besar pendapatan usahatani nanas dan untuk mengetahui prospek usahatani nanas pada lahan gambut di Desa Pasar Tiga Kecamatan Panai Tengah.Adapun lokasi penelitian ini dilaksanakan di Desa Pasar Tiga Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhanbatu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani nanas yang ada di Desa Pasar Tiga. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling dalam penelitian ini diambil sampel sebanyak 28 orang petani. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan dengan menghitung biaya produksi, penerimaan, pendapatan,dan menggunakan nilai R/C Ratio untuk mengetahui prospek usahatani nanas.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata total biaya produksi sebesar Rp. 6.179.714, rata-rata total penerimaan yang diperoleh adalah Rp. 11.318.571, dan rata-rata pendapatan bersih yang diperoleh adalah sebesar Rp. 5.138.857 permusim panen/tahun. Nilai rata-rata R/C Ratio menunjukkan hasil 1,8 dapat diartikan bahwa usahatani nanas memiliki prospek yang menguntungkan untuk dilakukan karena nilai R/C > 1 = Layak.
Menyiapkan Wirausaha Muda Perduli Pertanian di Lingkungan SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan Leni Handayani; Ova Novi Irama; Sri Wahyuni; Nomi Noviani; Dian Habibie
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i01.913

Abstract

(1) Adanya perubahan pola pikir sehingga meningkatnya kepedulian siswa SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan  pada bidang pertanian (2) Adanya pemahaman siswa SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan terhadap teknologi budidaya pertanian modern yang hemat energi namun sederhana yaitu teknologi pertanian Vertikultur dan Hidroponik (3) Terkelolanya halaman gedung SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan dan sekitar bangunan serta lahan pekarangan melalui budidaya tanaman sayuran hidroponik dan tanaman obat-obatan, (4) Menyiapkan jiwa kewirausahaan siswa SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan sebagai generasi penerus  (5) Meningkatnya kebersihan lingkungan sekolah karena terkelolanya sampah dedaunan dan limbah organik sebagai pupuk organik. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan dan pendampingan. Agar proses pelatihan dapat terlaksana dengan baik dan mudah dipahami oleh mitra, maka dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu ceramah, diskusi/tanya jawab, dan praktik langsung serta pendampingan. Pengabdian masyarakat dilaksanakan bersama dengan kelompok mitra yaitu SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan. Dari kegiatan PKM yang dilakukan oleh tim pelaksana kegiatan PKM UMN Al-Washliyah dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut : Siswa SMK Swasta Al Washliyah 3 Medan yang menjadi Mitra Pengabdian memiliki perubahan pada mind set siswa SMK yaitu sikap peduli pada bidang pertanian khususnya budidaya hidroponik dan siswa dapat membudidayakan berbagai jenis tanaman sayuran pada sistem vertikultur, hidroponik  dan berlatih kewirausahaan sehingga dari kegiatan diharapkan dapat bermanfaat dalam mendukung usaha peningkatan income generating bagi pihak sekolah. Muatan Kewirausahaan dalam lingkup pengajaran di sekolah merupakan hal baru bagi mitra, yaitu SMK Swasta Al Washliyah 3 Medan sehingga memerlukan pendampingan khusus dan lebih intens; Kemauan untuk terus belajar ke jenjang Pendidikan yang lebih tinggi membuat Siswa SMK memilih untuk melanjutkan kuliah setelah lulus studi dan ada juga yang bekerja serta ingin mencoba membuka usaha sendiri.
Peran Bioteknologi Dalam Keterkaitan Berbagai Aspek Bidang Ilmu Pengetahuan Serta Mewujudkan Inovasi dan Kreatifitas di Kalangan Mahasiswa Universitas Harapan Medan Sri Wahyuni; Nomi Noviani; Anny Sartika; Dian Habibie; Leni Handayani
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i01.917

Abstract

Bioteknologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang mahluk hidup baik mikroorganisme maupun makroorganisme, perkembangan, pemanfaatan serta keterkaitan bidang ilmu tersebut terhadap ilmu lainnya. Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini antara lain 1. Untuk meningkatkan pengetahuan terhadap Konsep Dasar bidang Bioteknologi, 2. Mengetahui Pemanfaatan Bioteknologi dalam Kehidupan Sehari-hari 3. Mengetahui keterkaitan Bidang Bioteknologi dengan ilmu –Ilmu yang lain. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi yaitu dengan memaparkan beberapa materi mengenai Bioteknologi melalui media aplikasi slide persentase. Metode yang kedua yaitu dengan menggunakan metode aplikasi yaitu menjelaskan dan mempraktikkan bentuk Bioteknologi baik modern maupun sederhana. Dari hasil kegiatan PKM diperoleh persentase mitra dari jumlah 100 orang menunjukkan sebanyak 19% (81 orang) responden dari mitra menjawab peran Bioteknologi sebagai bagian konsep dasar pengetahuan dan keterkaitan dengan pengetahuan lainnya dapat dengan mudah dipahami. 20% (80 orang) menyatakan keterkaitan dengan berbagai contoh serta aplikasi Bioteknologi dan penjelasan dari narasumber juga disampaikan dengan baik. Dari aspek berbagai bidang ilmu 20% (80 orang) dapat disampaikan dengan jelas, kemudian 20% (80 orang) peningkatan pengetahuan mitra terhadap pengetahuan baru terhadap bioteknologi dan persentase 21% (79 orang) siswa mengatakan peran manusia dalam bidang Bioteknologi dan sebagai mahluk ciptaan semakin dipahami dalam menjalankan kehidupan. Dari kesimpulan yang diperoleh bahwa rata-rata kegiatan pengenalan Bioteknologi ini sangat bermanfaat serta menambah pengetahuan jika dikaitkan dengan hal yang positif untuk kemajuan pengetahuan, mahluk social serta lingkungan sekitar.
Permen Jelly Mangrove Sebagai Nilai Tambah Buah Mangrove di Desa Bagan Serdang Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang Dian Habibie; Leni Handayani; Sri Wahyuni; Nomi Noviani; Farida Yani; Bambang Hermanto; Sugiar Sugiar; Dita Deviana Fadhilah
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 07 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i07.1519

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah buah mangrove, memberdayakan masyarakat, dan melestarikan lingkungan melalui pengembangan produk permen jelly berbahan dasar buah mangrove. Melalui pelatihan dan pendampingan, masyarakat Desa Bagan Serdang berhasil memproduksi permen jelly buah mangrove yang memiliki cita rasa yang unik dan kaya akan nutrisi. Program ini juga berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam bidang pengolahan pangan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa pengembangan produk olahan berbasis sumber daya lokal merupakan salah satu upaya yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan melestarikan lingkungan.
Dampak Sosial Ekonomi Terhadap Penerapan Teknologi Padi Sawah di Desa Melati II Nomi Noviani; Dwi Novita Sari; Leni Handayani; Sri Wahyuni; Farida Yani; Dian Habibie
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v3i01.921

Abstract

Kemajuan bidang pertanian di Indonesia mengalami peningkatan yang terjadi secara signifikan dari masa ke masa. Penggunaan alat pertanian yang tradisional dari masa ke masa mengalami perubahan, dengan seiring berkembangnya zaman dan peningkatan serta perkembangan teknologi yang semakin pesat. Begitu juga di bidang pertanian dari pada saat petani sudah banyak menerapkan teknologi di bidang alat pertanian, sehingga memudahkan dan membuat kegiatan produksi pertanian menjadi lebih cepat dan efisien. Urgensi Penelitian, Untuk menganalisis dampak positif dan negatif pada penerapan penggunaan teknologi modern petani padi sawah desa Melati II. Metode penelitian dengan deskriptif kualitatif. Jenis dan sumber data yaitu jenis data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menjelaskan bahwa. Dampak positif dan negative terhadap penerapan teknologi adalah sebelum menggunakan teknologi petani padi sawah menggunakan alat pertanian yang tradisonal. Dan setelah menggunakan teknologi para petani padi sawah menggunakan teknologi modern. Dengan perubahan sarana produksi, terjadi banyak perubahan dalam kegiatan pertanian. Sebelum munculnya teknologi modern, pekerjaan para petani dan buruh tani bisa membutuhkan waktu yang tidak singkat, tetapi biaya produksi yang di keluarkan lebih sedikit karena menggunakan tenaga manual. Sedangkan setelah menggunakan teknologi pekerjaan petani lebih muda dan memakan waktu pengerjaan yang singkat. Tetapi petani mengeluarkan biaya produksi lebih dengan menggunakan teknologi modern. Dan kebutuhan untuk tenaga kerja juga berkurang karena sudah digantikan teknologi modern. Dengan begitu di simpulkan bahwa, pentingnya penerapan teknologi, tetapi teknologi maju juga memiliki sisi negatif, karena dengan adanya alat canggih tidak memerlukan banyak tenaga kerja hanya dengan beberapa orang alat tersebut bisa di jalankan. Sedangkan pekerjaan para tenaga kerja akan semakin berkurang. Karena bagian dari pekerjaannya sudah digantikan dengan alat modern.
Analisis Efisiensi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Usahatani Padi Sawah (Oryza Sativa) di Desa Surodingin, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas Edy Saputra Halomoan Hasibuan; Sri Wahyuni
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i02.2005

Abstract

Sektor pertanian memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, terutama dalam meningkatkan produksi padi sawah. Peningkatan produksi sangat berpengaruh penting dalam penentuan kelayakan usahatani. Tingkat produksi yang tidak stabil ini juga akan berpengaruh terhadap pendapatan petani, oleh karena itu analisis penggunaan faktor-faktor produksi dalam usahatani padi sawah sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas usahatani. Adapun penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu data primer dengan cara observasi dan wawancara. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian yaitu para usahatani padi sawah di Desa Surodingin Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas. sampel yang digunakan yaitu random sampling. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data regresi linier berganda. Hasil penelitian menyatakan bahwa uji t (parsial) menunjukan bahwa variabel Luas Lahan, Modal, dan Tenaga Kerja berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap Pendapatan petani padi sawah, sedangkan uji F (simultan) pada uji regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel Luas Lahan, Modal, Tenaga Kerja berpengaruh secara bersama-sama terhadap pendapatan petani padi sawah. Tingkat efisiensi harga terhadap faktor produksi pada usahatani padi sawah belum efisien. Maka dari itu dibutuhkan penambahan input produksi luas lahan, tenaga kerja, dan pengurangan input pada modal (benih, pupuk, dan pestisida).
PERAN KEPALA DUSUN DALAM DINAMIKA INTERAKSI SOSIAL DAN SOLIDARITAS MASYARAKAT DUSUN VI PATUMBAK Nurjannah; Siti Ayu Saskia Nasution; Sri Wahyuni; Tiara Dwi Atika; Mutiara Hasanah; Sekar Rizkia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the role of the hamlet head in the dynamics of social interaction and social solidarity within the community of Dusun VI Patumbak. As a local leader, the hamlet head plays a strategic role in shaping social relations, maintaining social harmony, and strengthening socio-cultural values within the community. This research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The head of Dusun VI Patumbak was selected as the key informant, while community members served as supporting informants. The findings reveal that the hamlet head acts as a mobilizer, facilitator, and mediator in fostering harmonious social interactions through social communication, consensus-based deliberation, and the reinforcement of mutual cooperation and socio-cultural traditions. Participatory and communicative leadership strengthens associative social relationships and enhances social solidarity and social capital within the community. The study concludes that the role of the hamlet head is essential in sustaining social interaction dynamics and social solidarity in Dusun VI Patumbak.
Komparasi Proksimat Pada Kedelai Lokal Varietas Anjasmoro Dan Kedelai Impor Leni Handayani; Sri Wahyuni; Dian Habibie
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan komposisi proksimat pada kedelai lokal varietas anjasmoro dan kedelai impor. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Bahan baku yang digunakan dalam penelitian yaitu kacang kedelai dengan dua jenis varietas berbeda yaitu kedelai impor dan kedelai lokal. Kedelai lokal varietas Anjasmoro yang diperoleh dari Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (BALITKABI) Malang, sedang kedelai impor merek Bola diperoleh dari Primkopti (Primer Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia) Kampung Sanan Malang. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah bahwa hasil Proksimat kedelai lokal varietas Anjasmoro  dan kedelai impor antara lain kadar air yang  tinggi terdapat pada kedelai lokal yaitu 12,07% dibandingkan kedelai impor  yaitu 10,84 %.  Kadar protein yang  tinggi terdapat pada kedelai impor yaitu 43,43 %. Kadar Lemak yang tinggi terdapat pada kedelai impor yaitu 19,29% dibandingkan kedelai lokal yaitu 17,70 %. Kadar abu yang tinggi terdapat pada kedelai impor yaitu 1,92% dibandingkan  kedelai lokal yaitu 1.19 %. Kadar karbohidrat yang tinggi terdapat pada kedelai lokal 27,52 % dibandingkan kedelai lokal yaitu 24.52%. Direkomendasikan kepada pengusaha olahan kedelai pembuatan tahu dan tempe untuk menggunakan kedelai impor dikarenakan memiliki kandungan protein dan lemak yang tinggi yang dapat menghasilkan tahu dan tempe memiliki kualitas yang baik sehingga lebih menguntungkan.
Edukasi Bahaya Minuman Manis Kemasan terhadap Kerusakan Ginjal pada Siswa Sekolah Dasar Kiki Rawitri; Sri Wahyuni; Syilvi Rinda Sari; Ferina Septiani Damanik; Cut Intan Annisa Puteri; Ziza Putri Aisyia Fauzi; Lilik Septiana; Hindri Syahputri
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): JUNI 2026
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v5i3.987

Abstract

Consumption of sugar-sweetened packaged beverages among elementary school children continues to increase and may contribute to various health problems, including kidney damage. Limited knowledge regarding the health risks of sugary beverages is one of the factors contributing to high consumption among children. This community service program aimed to improve students’ knowledge about the dangers of packaged sugary drinks on kidney health through health education activities conducted at SD Ar-Ridha, Biru-Biru District, Deli Serdang Regency. The activity was carried out on November 23, 2024, involving 30 elementary school students. The methods used included interactive lectures, discussions, question-and-answer sessions, and evaluation through pre-test and post-test questionnaires. Educational materials covered types of sugary packaged beverages, added sugar content, kidney function, the effects of excessive sugar intake, and kidney disease prevention efforts. The results demonstrated an increase in participants’ knowledge levels after the educational intervention. The percentage of students categorized as having good knowledge increased from 20.0% during the pre-test to 80.0% during the post-test, while the poor knowledge category decreased from 46.7% to 3.3%. These findings indicate that interactive health education methods are effective in improving students’ understanding of the importance of limiting sugary packaged beverage consumption to maintain kidney health from an early age.
Edukasi dan Sosialisasi Bahaya Cemaran Bakteri Coliform pada Saus Makanan Jajanan Kepada Masyarakat Desa Amplas Kecamatan Percut Sei Tuan Yayuk Putri Rahayu; Sri Wahyuni; Ridwanto Ridwanto; Haris Munandar Nasution
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 3 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i3.2077

Abstract

Sauces are often used in street food. Based on previous research results, many street food sauces were found to be contaminated with Coliform. Objectives: education and socialization of the dangers of Coliform contamination in street food sauces, skills for preventing Coliform contamination in street food sauces and choosing street food sauces according to SNI. Methods: (1) Lecture counseling on the dangers of Coliform contamination in street food sauces, (2) Education on preventing Coliform contamination in street food sauces and examples of choosing street food sauces according to SNI, (3) Discussion. Activity stages: (1) Survey and partner collaboration, (2) Preparation, (3) Socialization and education, (4) Implementation of Appropriate Technology (TTG), and (5) Evaluation. Results: The level of partner knowledge about the dangers of Coliform contamination in street food sauces and how to choose sauces according to SNI standards increased by 78.38% from an average of 4.63 to 8.25. Conclusion: (1) Partners gain knowledge about the dangers of Coliform contamination in snack sauces, (2) Partners gain knowledge and skills in preventing Coliform bacteria contamination in snack sauces and choosing clean and healthy snack sauces according to SNI.