Penurunan kekuatan otot tungkai pada lansia dapat membatasi mobilitas, keseimbangan, dan kemandirian dalam aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh senam lansia berbasis kursi terhadap kekuatan otot tungkai pada lansia di Panti Jompo HISOSU Binjai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain praeksperimen one-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 20 lansia yang mengikuti program latihan selama 12 pertemuan. Kekuatan otot tungkai diukur menggunakan 30-Second Chair Stand Test. Data dianalisis secara deskriptif, diuji normalitas dengan Shapiro–Wilk, dan diuji menggunakan paired-sample t-test. Rata-rata skor meningkat dari 8,45 pada pretest menjadi 10,55 pada posttest, dengan selisih 2,10 poin. Hasil uji menunjukkan p<0,001 sehingga terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Senam lansia berbasis kursi efektif meningkatkan kekuatan otot tungkai dan dapat diterapkan sebagai latihan sederhana di panti jompo.
Copyrights © 2026