Penurunan fleksibilitas otot tungkai pada lansia dapat membatasi mobilitas dan kemandirian dalam aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan peregangan duduk terhadap fleksibilitas otot tungkai pada lansia di Panti Jompo Karya Kasih Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain praeksperimen one-group pretest-posttest. Sampel simulasi berjumlah 24 lansia yang mengikuti latihan selama 12 pertemuan. Fleksibilitas diukur menggunakan Chair Sit-and-Reach Test dan dianalisis dengan paired-sample t-test. Rata-rata skor meningkat dari −1,71 ± 3,54 cm pada pretest menjadi 0,46 ± 3,84 cm pada posttest, dengan peningkatan rata-rata 2,17 cm. Hasil uji menunjukkan t(23) = 6,84 dan p < 0,001. Latihan peregangan duduk berpotensi meningkatkan fleksibilitas otot tungkai serta dapat diterapkan sebagai aktivitas fisik sederhana bagi lansia di panti jompo.
Copyrights © 2026