Kawasan Danau Toba akhir-akhir ini mengalami krisis ekologi yang signifikan. krisis tersebut disebabkan oleh aktivitas PT. Toba Pulp Lestari (TPL), yang mengakibatkan terjadinya deforestasi, pencemaran air, dan perusakan lahan, bahkan bencana alam seperti tanah longsor. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekologi pembebasan melihat aktivitas yang dilakukan TPL sebagai dosa sosial, di mana ketamakan dan eksploitasi yang dilakukan oleh segelintir orang merugikan banyak pihak, termasuk alam dan masyarakat adat yang telah lama hidup berdampingan secara harmonis dengan lingkungannya. Ekologi pembebasan menuntut solidaritas dengan mereka yang menderita akibat ketidakadilan ekologis, yaitu alam dan masyarakat di kawasan Danau Toba. Kajian ekologi pembebasan menjadi dasar dibangunnya sebuah kesadaran baru tentang ekonomi yang peduli terhadap keberlangsungan alam, guna memulihkan kawasan Danau Toba.
Copyrights © 2024