Paper ini menyoroti perkembangan kognitif anak terhadap Alkitab. Hal ini menjadi perhatian peneliti karena melihat perkembangan kognitif anak dilingkungan masyarakat Kristen, mayoritas tidak memiliki pengetahuan Alkitab (tidak ada ayat Alkitab yang dihafal dan tidak dapat berdoa dengan baik). Pandangan Vygotsky terhadap perkembangan kognitif anak dipengaruhi oleh sosial kulturalnya yang dapat diuraikan seperti, keluarga, sekolah, gereja dan masyarakat. Paper ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana teori sosial kultural Vygotsky ini, dapat diterapkan melalui pendidikan agama Kristen dalam mengembangkan kognitif Alkitab anak. Paper ini menggunakan metode penelitian studi pustaka dengan menggunakan sumber-sumber berupa buku-buku, jurnal dan sumber lain yang relevan. Selain itu, dalam melakukan penyajian data, maka langkah analisis yang dilakukan peneliti yakni reduksi data, data display, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil analisis dan penyajian data mengungkapkan bahwa penerapan teori sosial kultural Vygotsky dapat mengembangkan kognitif Alkitab anak melalui prinsip zona perkembangan proksimal, pemberian dukungan, bahasa dan pemikiran, pembelajaran kolaborasi dan pemberian contoh.
Copyrights © 2024