Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi rendahnya implementasi nilai-nilai multikultural dalam pendidikan di Indonesia, yang berpotensi memperburuk polarisasi sosial dan konflik antar kelompok. Dalam konteks ini, pendekatan pendidikan multikultural menjadi semakin mendesak untuk mendorong toleransi, kesetaraan, dan dialog lintas budaya. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode analisis isi dengan meninjau literatur, termasuk artikel ilmiah dan buku, yang relevan dengan teologi sistematika dan pendidikan multikultural. Pemilihan literatur didasarkan pada relevansi terhadap integrasi nilai-nilai teologis dalam pendidikan multikultural, dengan fokus pada aplikasi praktis di konteks sekolah Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teologi sistematika dalam konteks pendidikan multikultural menyoroti konsep Imago Dei, kesetaraan dalam Kristus, kasih agape, kemajemukan sebagai berkat, dan rekonsiliasi. Konsep-konsep ini menginspirasi penghargaan terhadap martabat manusia, kesetaraan, toleransi, penerimaan terhadap keberagaman, serta usaha membangun hubungan yang harmonis demi menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan damai. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat hubungan antara teologi dan pendidikan, sekaligus menawarkan model integratif yang relevan dengan konteks pluralitas di Indonesia.
Copyrights © 2024