Pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar memiliki peran penting dalam membantu peserta didik mengembangkan potensi diri, mengatasi permasalahan belajar, serta membentuk kepribadian yang berkarakter. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar guru sekolah dasar belum memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai dalam melaksanakan layanan bimbingan dan konseling berbasis nilai karakter. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan layanan bimbingan dan konseling yang terintegrasi dengan nilai-nilai karakter bangsa di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif melalui tiga tahap utama, yaitu: (1) penyampaian materi konseptual mengenai fungsi dan prinsip bimbingan konseling di sekolah dasar; (2) workshop penerapan layanan konseling berbasis nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, empati, dan kejujuran; serta (3) pendampingan praktik dan refleksi penerapan di sekolah masing-masing. Kegiatan ini diikuti oleh 25 guru sekolah dasar di Kota Lubuklinggau. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini meningkatkan pengetahuan guru sebesar 85% terhadap konsep dasar dan teknik bimbingan konseling, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam merancang program layanan konseling yang mengintegrasikan nilai karakter. Selain itu, para guru menunjukkan perubahan sikap positif terhadap pentingnya pembinaan karakter siswa melalui kegiatan bimbingan dan konseling yang humanis dan kontekstual. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini berkontribusi nyata dalam memperkuat peran guru sebagai pembimbing dan teladan dalam membentuk karakter peserta didik sejak usia sekolah dasar
Copyrights © 2025