Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat budaya baca dan tulis di kalangan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) melalui kegiatan pendampingan literasi yang berkelanjutan. Fenomena rendahnya minat baca dan kemampuan menulis di kalangan remaja menjadi tantangan serius dalam mewujudkan generasi literat yang kritis dan kreatif di era digital. Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu SMP mitra di Kota Lubuklinggau dengan pendekatan partisipatif yang menekankan pada keterlibatan aktif siswa, guru, dan pendamping. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan membaca kritis, menulis kreatif, lomba literasi, serta pembuatan jurnal atau majalah sekolah sebagai wadah ekspresi karya tulis siswa. Selain itu, tim pengabdian juga mengintegrasikan media digital sederhana untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan peserta dalam proses pembelajaran literasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat baca, kemampuan menulis naratif, dan kepercayaan diri siswa dalam mengekspresikan gagasan melalui tulisan. Guru pun memperoleh pemahaman baru tentang strategi pembelajaran literasi yang menarik dan kontekstual. Secara umum, program ini berhasil menumbuhkan ekosistem literasi sekolah yang berkelanjutan serta memperkuat kolaborasi antara guru, siswa, dan masyarakat. Diharapkan model pendampingan ini dapat direplikasi di sekolah lain sebagai upaya membangun generasi muda yang gemar membaca, mampu menulis, dan berdaya pikir kritis dalam menghadapi tantangan abad ke-21.
Copyrights © 2025