Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Babinsa dalam menjaga nilai persatuan masyarakat serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dan strategi penyelesaiannya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap Babinsa, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Babinsa berperan sebagai fasilitator nilai persatuan, mediator konflik, dan penggerak kegiatan sosial yang memperkuat solidaritas masyarakat. Babinsa aktif menjalin komunikasi, menyosialisasikan wawasan kebangsaan, serta melibatkan warga dalam berbagai kegiatan sosial. Tantangan yang dihadapi mencakup keterbatasan sumber daya, minimnya pemahaman masyarakat tentang peran Babinsa, dan dinamika sosial lokal. Untuk mengatasi hal tersebut, Babinsa mengutamakan pendekatan persuasif dan kolaboratif. Temuan ini menegaskan bahwa peran Babinsa tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga dalam pembinaan sosial dan edukatif guna memperkuat nilai-nilai persatuan masyarakat.
Copyrights © 2025