Penelitian ini meningkatkan kompetensi keterampilan kewarganegaraan, melalui pengembangan teknik pembelajaran berbasis kelas multipartai di kelas X SMA Negeri 21 Medan. Kelas multipartai dibentuk guna menciptakan interaksi yang baik antara siswa dengan siswa, antara siswa dengan guru, serta antara siswa dengan materi ajar. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and development), dengan menggunakan model ADDIE. Uji coba penerapan teknik pembelajaran berbasis kelas multipartai dengan menggunakan E-Modul sebagai medianya adalah kelas X-6 dengan jumlah 34 siswa. Kelayakan E-Modul dilakukan validasi oleh ahli materi, ahli media, guru PPKn SMA Negeri 21 Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik pembelajaran berbasis kelas multipartai dengan menggunakan E-Modul sebagai medianya berhasil meningkatkan kompetensi keterampilan kewarganegaraan siswa. Perolehan skor oleh ahli materi, guru, dan siswa terhadap kompetensi keterampilan kewarganegaraan sebesar 94,56% dengan kategori sangat layak. Dengan demikian teknik pembelajaran berbasis kelas multipartai dapat digunakan dan diterapkan pada pembelajaran PPKn di kelas.
Copyrights © 2025