Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bullying verbal terhadap motivasi belajar siswa di SMP Negeri Satu Atap Teluk Kelasa, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan survei asosiatif kausal. Seluruh populasi yang berjumlah 60 siswa dijadikan sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan teknik regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying verbal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang berarti hipotesis penelitian diterima. Nilai koefisien regresi sebesar 0,532 mengindikasikan bahwa setiap peningkatan tingkat bullying verbal akan diikuti oleh penurunan motivasi belajar siswa secara bermakna. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,283 menunjukkan bahwa bullying verbal memberikan kontribusi sebesar 28,3% terhadap variasi motivasi belajar siswa. Sementara itu, sebesar 71,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian, seperti lingkungan keluarga, metode pembelajaran, dukungan guru, maupun faktor internal siswa. Temuan ini menegaskan adanya hubungan yang berbanding terbalik antara bullying verbal dan motivasi belajar. Artinya, semakin tinggi intensitas bullying verbal yang dialami siswa, maka semakin rendah motivasi belajar mereka.
Copyrights © 2026