Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pelaksanaan Program Adiwiyata dan pembentukan karakter eco-citizenship siswa di UPT SMP Negeri 41 Medan. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya peran sekolah dalam meningkatkan kesadaran lingkungan melalui Program Adiwiyata, dengan mengacu pada konsep tanggung jawab ekologis dari Dobson sebagai landasan eco-citizenship. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian berjumlah 710 siswa UPT SMP Negeri 41 Medan, dan sampel sebanyak 256 siswa ditentukan menggunakan rumus Slovin melalui teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket tertutup skala Likert dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik inferensial untuk menguji hubungan antar variabel. Seluruh proses pengolahan data menggunakan bantuan IBM SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Adiwiyata memiliki hubungan yang signifikan dengan pembentukan karakter eco-citizenship, namun, hasil uji korelasi menunjukkan bahwa hubungan antara kedua variabel berada pada kategori rendah (r = 0,340; p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program yang baik belum tentu diikuti oleh kuatnya pembentukan karakter eco-citizenship siswa. Kekuatan hubungan berada pada kategori rendah, menjelaskan bahwa pelaksanaan program belum sepenuhnya mampu membentuk kesadaran internal siswa secara optimal karena membentuk karakter eco-citizenship memerlukan proses yang berkelanjutan serta dukungan dari lingkungan di luar sekolah.
Copyrights © 2026