Penelitian ini dilatar belakangi dari hasil belajar pendidikan pancasila siswa SMPN 40 Pekanbaru yang tergolong rendah. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, hal ini disebabkan karena pola asuh orang tua yang tidak tepat. Urgensi penelitian bertujuan mengetahui bahwasannya keberhasilan belajar tidak hanya dipengaruhi oleh proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga dipengaruhi oleh pola asuh orang tua. Populasi penelitian seluruh kelas IX berjumlah 164 siswa dari 5 kelas dan sampel penelitian berjumlah 41 responden. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, kuesioner. Pengolahan data menggunakan analisis statistik uji t diperoleh hasil pola asuh otoriter t hitung sebesar 2,031, demokratis thitung sebesar 2,782 dan t hitung permisif sebesar 2,031, sedangkan ttabel sebesar 2,026. Artinya t hitung lebih besar dari ttabel, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Kemudian R² sebesar 53,1% artinya pola asuh orang tua berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar pendidikan Pancasila. Artinya lebih dari setengah keberhasilan hasil belajar siswa dipengaruhi oleh pola asuh orang tua, oleh karena itu pentingnya sinergi guru pendidikan pancasila dengan orang tua dalam mendukung perkembangan belajar anak.
Copyrights © 2026