Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) melalui penerapan metode tutor sebaya di kelas VIII SMPN 1 Peterongan. Permasalahan yang mendasari penelitian ini adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap materi PAIBP, yang ditunjukkan oleh hasil ulangan harian yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dan rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode tutor sebaya secara signifikan dapat meningkatkan pemahaman siswa. Nilai rata-rata pre-test sebesar 62,4 meningkat menjadi 72,3 pada post-test siklus I, dan menjadi 81,7 pada post-test siklus II. Ketuntasan belajar siswa meningkat dari 40% menjadi 86%. Secara kualitatif, terjadi peningkatan aktivitas belajar, interaksi antarsiswa, dan kepercayaan diri siswa dalam memahami materi PAIBP. Dengan demikian, metode tutor sebaya terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa dalam pembelajaran PAIBP. Strategi ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang partisipatif dan konstruktif dalam menumbuhkan pemahaman konseptual dan nilai-nilai keislaman secara lebih bermakna.
Copyrights © 2025