Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam menangani kecanduan gadget yang mempengaruhi minat belajar peserta didik di Madrasah Aliyah Alkhairaat Pusat Palu. Kecanduan gadget merupakan salah satu tantangan besar dalam dunia pendidikan modern yang berdampak pada rendahnya motivasi dan partisipasi peserta didik dalam proses pembelajaran, khususnya dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, serta beberapa peserta didik yang mengalami kecanduan gadget. Validitas data diperoleh melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam menerapkan beberapa strategi untuk menangani kecanduan gadget, antara lain: penegakan aturan penggunaan gadget secara ketat di lingkungan sekolah, pendekatan personal melalui bimbingan dan konseling, serta kolaborasi dengan orang tua peserta didik. Guru juga mengarahkan peserta didik untuk menggunakan gadget secara edukatif sebagai sarana penunjang pembelajaran. Selain itu, tantangan yang dihadapi meliputi kurangnya kesadaran siswa akan dampak negatif gadget serta keterbatasan pengawasan di luar jam sekolah. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa peran guru sangat penting dalam membentuk kesadaran peserta didik mengenai penggunaan teknologi secara bijak. Kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua menjadi kunci keberhasilan dalam mengatasi kecanduan gadget yang berdampak pada minat belajar.
Copyrights © 2025