Arikel ini membahas tentang Pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah memegang peranan krusial dalam pembentukan karakter anak yang peka terhadap lingkungan. Seringkali, fokus berlebihan pada aspek kognitif justru mengabaikan penanaman nilai kasih sayang dan moralitas. Kurikulum Berbasis Cinta diusulkan sebagai solusi transformatif untuk menyelaraskan kecerdasan intelektual, spiritual, dan sosial. KBC berupaya menanamkan empati, toleransi, dan cinta kepada Allah, sesama, dan alam. Meskipun integrasi KBC dengan media digital menjanjikan pembelajaran interaktif, implementasinya terhambat oleh literasi digital guru dan keterbatasan sarana. Kajian deskriptif-analitis ini menganalisis sinergi KBC dan IPTEK dalam meningkatkan hasil belajar holistik siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa teknologi mampu memperkuat nilai-nilai KBC melalui pembelajaran kreatif berbasis proyek. Efektivitas KBC sangat bergantung pada komitmen kepemimpinan dan pelatihan digital guru yang berkelanjutan. KBC berpotensi menjadi paradigma pendidikan Islam humanistik yang relevan di era modern
Copyrights © 2025