Keberhasilan pendidikan nasional sangat dipengaruhi oleh kualitas proses belajar mengajar, yang terlihat dari seberapa aktif dan terlibatnya siswa. Meningkatkan serta menjaga motivasi belajar menjadi fokus utama dalam pengembangan strategi pengajaran. Motivasi terbagi menjadi dua jenis: intrinsik, yang didapat dari kepuasan pribadi dalam proses belajar, dan ekstrinsik, yang berasal dari faktor luar seperti nilai atau penghargaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa Tinjauan Sistematis, yang menggabungkan data empiris dari literatur yang diterbitkan selama sepuluh tahun terakhir (2015-2025). Hasil analisis menunjukkan bahwa motivasi intrinsik merupakan dasar penting untuk memahami materi dan keberlanjutan belajar, sedangkan motivasi ekstrinsik berperan sebagai pemicu awal yang harus diterapkan tanpa mengontrol. Kerangka pedagogis yang baik membutuhkan sinergi bertahap, mendukung proses internalisasi nilai luar, dan berfokus pada pemenuhan kebutuhan otonomi siswa. Diharapkan tinjauan ini dapat memberikan kerangka teori yang kuat dan rekomendasi praktis bagi para pemangku kepentingan dalam merancang intervensi pembelajaran yang berkesinambungan.
Copyrights © 2025