Penelitian ini bertujuan menganalisis makna lingkungan dalam perspektif hadis dan relevansinya terhadap pembentukan identitas diri mahasiswa di pendidikan tinggi Islam. Metode yang digunakan adalah library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui telaah kitab hadis klasik, syarah hadis, dan literatur akademik modern. Sumber utama berasal dari Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim, sedangkan sumber pendukung berasal dari jurnal pendidikan Islam dan psikologi sosial. Hasil menunjukkan bahwa hadis memaknai lingkungan sebagai ruang fisik, sosial, moral, dan spiritual yang membentuk kepribadian serta kesadaran religius seseorang. Hadis tentang kebersihan sebagai bagian dari iman dan perumpamaan teman yang baik dan buruk menegaskan fungsi moral-edukatif lingkungan. Dalam konteks kampus Islam, lingkungan akademik yang religius, kolaboratif, dan etis memperkuat identitas diri mahasiswa, sementara lingkungan yang bebas nilai justru melemahkannya. Penelitian menegaskan pentingnya integrasi nilai hadis dalam budaya kampus untuk membentuk mahasiswa berkarakter religius dan bertanggung jawab sosial.
Copyrights © 2025