Konsep kesetaraan gender dan modal sosial saling berhubungan secara mendalam dan memiliki dampak signifikan dalam bidang pendidikan. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi keterkaitan antara kesetaraan gender dan penguatan modal sosial di sekolah. Metode yang digunakan adalah sosiologis, yang meliputi analisis mengenai peranan norma, nilai, serta jaringan sosial dalam lingkungan pendidikan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa sekolah dengan partisipasi gender yang seimbang cenderung menunjukkan modal sosial yang lebih kokoh. Hal ini tercermin dari peningkatan kolaborasi, kepercayaan, dan sikap saling menghormati antara siswa serta guru. Di sisi lain, perbedaan dalam partisipasi gender bisa menyebabkan segregasi sosial dan membatasi interaksi yang bersifat inklusif. Keadaan ini dapat menjadi penghalang bagi terbentuknya atmosfer belajar yang harmonis. Oleh karena itu, implementasi kebijakan pendidikan dengan perspektif gender menjadi langkah yang krusial. Kesetaraan gender tidak hanya berhubungan dengan akses yang seimbang, tetapi juga dengan pengembangan hubungan sosial yang inklusif, memperkuat kepercayaan, dan mendorong kerja sama berkelanjutan demi kemajuan pendidikan.
Copyrights © 2026