Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana nilai-nilai CRAFTS (Citizenship, Religious, Fathanah, Tabligh, dan Shidiq) diterapkan dalam manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas inklusi MI di Sekolah Cinta Ilmu Baleendah. Selain itu, untuk mengidentifikasi kendala dan komponen pendukung, dan untuk mengevaluasi bagaimana hal itu berdampak pada pertumbuhan karakter siswa inklusi. Kepala sekolah, guru kelas, guru pendamping khusus, dan peserta didik terlibat dalam penelitian ini, yang dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Menurut hasil penelitian, nilai CRAFTS terintegrasi dalam pembelajaran, pembiasaan, dan budaya sekolah. Nilai warga negara diwujudkan melalui kerja sama belajar, nilai agama diwujudkan melalui ibadah, nilai fathanah diwujudkan melalui pembelajaran diferensiasi, dan nilai tabligh dan shidiq diwujudkan melalui komunikasi edukatif dan contoh guru. Keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan siswa, dan kesiapan guru adalah masalah utama. Namun, peran kepala sekolah, kolaborasi guru, budaya sekolah, dan partisipasi orang tua mendukungnya.
Copyrights © 2026