Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia serta relevansinya dengan tantangan global dan kesesuaian tujuan kurikulum dalam menjawab dinamika globalisasi, digitalisasi, dan Society 5.0. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah 18 artikel ilmiah terpilih yang diperoleh dari basis data Google Scholar, SINTA, dan sumber akademik lainnya berdasarkan kriteria relevansi dan tahun publikasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kurikulum PAI mengalami pergeseran paradigma dari pendekatan normatif-tekstual menuju kurikulum yang lebih kontekstual, fleksibel, dan berorientasi pada penguatan karakter, moderasi beragama, integrasi ilmu agama dan ilmu umum, serta pemanfaatan teknologi digital. Kurikulum Merdeka merepresentasikan transformasi tersebut dengan memberikan ruang adaptasi dan inovasi pembelajaran, meskipun masih menghadapi tantangan dalam implementasi, terutama terkait kesiapan guru, perangkat evaluasi, dan penguatan kompetensi abad ke-21. Secara konseptual, tujuan kurikulum PAI telah selaras dengan tuntutan global, namun memerlukan penguatan operasional agar mampu membentuk peserta didik yang religius, moderat, kritis, adaptif, dan memiliki daya saing global tanpa kehilangan identitas nilai-nilai Islam.
Copyrights © 2026