Penelitian ini di latar belakangi oleh urgensi optimalisasi peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menstimulasi kecerdasan intelektual siswa kelas 7 di MTs Al-Abror 2. Di tengah tantangan rendahnya minat belajar dan penggunaan gadget yang berlebihan, kemampuan berpikir kriitis dan pemecahan masalah siswa memerlukan pendekatan strategis yang kontekstual.Pengembangan aspek kognitif ini krusial guna membekali kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa di tengah keterbatasan sarana pembelajaran serta disrupsi digital. Guru memiliki peran penting sebagai mentor, motivator, fasilitator, dan pembimbing dalam proses perkembangan intelektual siswa. Strategi yang digunakan guru meliputi diskusi kelompok, metode tanya jawab, pembelajaran kontekstual, penggunaan media pembelajaran, dan pendekatan personal kepada siswa. Faktor pendukung dalam pengembangan kecerdasan intelektual meliputi kompetensi guru, lingkungan sekolah yang kondusif, motivasi belajar siswa, dan dukungan keluarga. Sementara itu, faktor penghambat meliputi rendahnya minat belajar di kalangan sebagian siswa, perbedaan kemampuan siswa, penggunaan gawai yang berlebihan, dan keterbatasan fasilitas pembelajaran.
Copyrights © 2026