Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penanaman nilai moral dan akhlak Islami sejak dini di tingkat pendidikan dasar guna membentengi peserta didik dari pergeseran moral era modern. Salah satu strategi pedagogis yang efektif dalam mentransformasikan nilai karakter secara kontekstual adalah metode bercerita. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh penerapan metode bercerita oleh guru terhadap pembentukan akhlak siswa kelas VI di MIS Hidayatusshibyan Kecamatan Cibinong. Penelitian kuantitatif asosiatif kausal ini menggunakan teknik sampling jenuh dengan melibatkan seluruh populasi siswa kelas VI yang berjumlah 48 orang sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui angket terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan uji prasyarat dan analisis regresi linear sederhana berbantuan SPSS. Hasil analisis statistik inferensial menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara penerapan metode bercerita terhadap pembentukan akhlak siswa kelas VI (thitung 2,246 > ttabel 2,013; Sig. 0,030 < 0,05). Persamaan regresi yang dihasilkan adalah Y = 38,091 + 0,358X dengan koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,099, yang berarti metode bercerita berkontribusi sebesar 9,9% terhadap pembentukan akhlak siswa, sedangkan 90,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor luar model penelitian seperti lingkungan keluarga dan interaksi teman sebaya.
Copyrights © 2026