Siti Nopiah
Program Studi Pendidikan Agama Islam, STAI Sirojul Falah Bogor, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Metode Bercerita Terhadap Pembentukan Akhlak Siswa Kelas VI di MIS Hidayatusshibyan Cibinong R Siti Mutia; Zainal Abidin; Siti Nopiah
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Juli)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penanaman nilai moral dan akhlak Islami sejak dini di tingkat pendidikan dasar guna membentengi peserta didik dari pergeseran moral era modern. Salah satu strategi pedagogis yang efektif dalam mentransformasikan nilai karakter secara kontekstual adalah metode bercerita. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh penerapan metode bercerita oleh guru terhadap pembentukan akhlak siswa kelas VI di MIS Hidayatusshibyan Kecamatan Cibinong. Penelitian kuantitatif asosiatif kausal ini menggunakan teknik sampling jenuh dengan melibatkan seluruh populasi siswa kelas VI yang berjumlah 48 orang sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui angket terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan uji prasyarat dan analisis regresi linear sederhana berbantuan SPSS. Hasil analisis statistik inferensial menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara penerapan metode bercerita terhadap pembentukan akhlak siswa kelas VI (thitung 2,246 > ttabel 2,013; Sig. 0,030 < 0,05). Persamaan regresi yang dihasilkan adalah Y = 38,091 + 0,358X dengan koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,099, yang berarti metode bercerita berkontribusi sebesar 9,9% terhadap pembentukan akhlak siswa, sedangkan 90,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor luar model penelitian seperti lingkungan keluarga dan interaksi teman sebaya.
Pendidikan Spiritual dalam Program Napak Tilas Siswa MA Aziziyah Pondok Pesantren Asholatu’alannabi Pamijahan Bogor Adnan Musyafa Fauzan; Zainal Abidin; Siti Nopiah
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Juli)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the reconstruction of spiritual education through the historical pilgrimage (napak tilas) program at MA Aziziyah Islamic Boarding School Asholatu'alannabi, Bogor, as an effort to counter the rigidities of verbalistic-theoretical religious learning. Employing a qualitative approach with a phenomenological case study design, data were gathered through in-depth interviews with twelve students and mentoring teachers, participant observation, and documentation. The data were systematically analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana. The findings reveal that the program functions as a living laboratory based on experiential contextual learning, integrating inner vision (bashirah) with historical consciousness. The internalization of religious values occurs organically through pilgrimage, reflection (tafakur), and spiritual coping during the journey. This program exerts a transformative impact by diminishing spiritual negligence (ghoflah), evidenced by heightened nationalism, the growth of inclusive tolerance, and enhanced consistency in daily worship. Furthermore, students successfully converted physical field challenges into a space for self-conquest (jihad al-nafs). This study concludes that the historical pilgrimage program effectively fosters authentic spirituality and holistic character resilience among students.