Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran Sa’di mengenai nilai-nilai moral kehidupan serta relevansinya dalam pembentukan karakter manusia. Sa’di dikenal sebagai salah satu sastrawan dan pemikir Islam yang banyak menuangkan ajaran moral, etika, dan kebijaksanaan hidup melalui karya-karyanya, terutama Gulistan dan Bustan. Di tengah berbagai tantangan moral yang dihadapi masyarakat modern, pemikiran Sa’di menjadi penting untuk dikaji sebagai sumber nilai yang dapat mendukung penguatan karakter individu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari karya-karya Sa’di serta berbagai literatur yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Sa’di menekankan berbagai nilai moral, seperti kejujuran, keadilan, kerendahan hati, kesabaran, tanggung jawab, kasih sayang, serta penghormatan terhadap sesama manusia. Nilai-nilai tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan pribadi, tetapi juga berperan dalam membangun hubungan sosial yang harmonis. Dalam konteks pembentukan karakter, pemikiran Sa’di mengajarkan bahwa karakter yang baik dibentuk melalui pendidikan moral, pembiasaan perilaku positif, dan pengendalian diri yang berlandaskan nilai-nilai spiritual serta kemanusiaan. Oleh karena itu, pemikiran Sa’di memiliki relevansi yang tinggi dalam upaya pengembangan pendidikan karakter di era modern, terutama dalam membentuk individu yang berakhlak mulia, bijaksana, dan bertanggung jawab.
Copyrights © 2026