Peradaban Islam dibangun di atas integrasi iman, ilmu, dan amal sebagai fondasi utama pembentukan individu, masyarakat, dan sistem sosial yang berkeadaban. Namun, modernitas yang ditandai oleh kemajuan teknologi, globalisasi, materialisme, dan sekularisasi telah memicu berbagai bentuk degradasi spiritual, seperti melemahnya komitmen keagamaan, meningkatnya individualisme, krisis moral, dan krisis identitas di kalangan umat Islam. Penelitian sebelumnya umumnya mengkaji iman, ilmu, dan amal secara terpisah, sehingga kajian yang mengintegrasikan ketiganya sebagai fondasi peradaban sekaligus solusi atas degradasi spiritual masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis relasi iman, ilmu, dan amal dalam perspektif peradaban Islam serta merumuskan strategi pemecahan degradasi spiritual melalui pendidikan Islam. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejayaan peradaban Islam tercapai melalui integrasi harmonis antara iman, ilmu, dan amal, sedangkan degradasi spiritual muncul akibat disintegrasi ketiganya. Oleh karena itu, revitalisasi pendidikan berbasis tauhid, penguatan karakter Islami, budaya ilmu, serta peran keluarga dan masyarakat menjadi strategi penting dalam membangun generasi yang beriman, berilmu, dan beramal saleh.
Copyrights © 2026