Pensyarahan hadis merupakan salah satu tradisi keilmuan penting dalam Islam yang berfungsi untuk menjelaskan dan menginterpretasikan makna hadis Nabi Muhammad SAW secara sistematis. Artikel ini bertujuan untuk menelusuri perkembangan historis pensyarahan hadis sejak masa Nabi hingga periode modern, mengidentifikasi metode-metode yang digunakan, mendeskripsikan perkembangan kitab-kitab syarah hadis, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi coraknya. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan historis dan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pensyarahan hadis telah dimulai sejak masa Nabi, kemudian berkembang pada masa sahabat dan tabi’in, hingga mencapai puncaknya setelah periode kodifikasi hadis. Dalam perkembangannya, pensyarahan hadis melahirkan empat metode utama, yaitu tahlili, ijmali, maudu’i, dan muqarin. Selain itu, corak pensyarahan hadis dipengaruhi oleh faktor sosial-politik, kecenderungan mazhab, perkembangan metodologi keilmuan, dan kebutuhan umat.
Copyrights © 2026